Kamis, 01 April 2010

Komponen Penting dalam Kehidupan


Air
Air merupakan komponen terpenting dalam kehidupan. Sebagian besar sel dikelilingi oleh air dan 70%-90% bagian sel dibangun oleh air. Mengapa air penting bagi kehidupan? Hal ini berkaitan dengan beberapa sifat air yang mendukung kehidupan
seperti :

  • Polaritas pada molekul air memungkinkan terbentuknya ikatan hidrogen
  • Air merupakan pelarut yang sangat baik
  • Air berperan penting dalam menjaga kestabilan pH melalui atom Hidrogen yang dimilikinya
  • Makhlul hidup sangat bergantung kepada sifat kohesi molekul air
  • Selain itu, air juga berperan penting dalam menstabilkan temperatur di bumi
Karbon
Karbon merupakan komponen denganjumlah terbesar pada dunia kehidupan. Karbon merupakan tulang punggung molekul-molekul makro yang berperan dalam proses kehidupan. Hal ini disebabkan oleh kemampuan atom-atomnya untuk membentuk empat ikatan kovalen. Karbon juga dapat berikatan dengan karbon lainnya untuk meembentuk rantai panjang dengan banyak cabang dan cincin.

Komponen Kimia Sel


Dari 92 elemen kimia yang ditemukan secara alami, 25 diantaranya dibutuhkan dalam proses kehidupan. Akan tetapi hanya 4, yaitu karbon (C), Oksigen (O), Hidrogen (H), Nitrogen (N) yang membangun 96% dari struktur kehidupan.

Struktur atom menetukan perilaku suatu elemen. Elemen adalah suatu substansi yang tidak dapat diuraikan menjadi substansi yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Atom merupakan struktur terkecil dari elemen. Suatu atom meemilki inti yang tersusun dari proton yang bermuatan positif dan neutron yang bermuatan netral serta kulit yang terdiri dari elektron-elektron yang bermuatan negatif. Perilaku kimia atom sangat ditentukan oleh konfigurasi elektron yang dimilikinya.

Molekul terbentuk pada saat elektron dari sebuah atom saling berinteraksi dengan elektron dari atom yang lain. Terdapat dua tipe ikatan antar atom yaitu ikatan kovalen dan ikatan ionik. Ikatan kovalen dibentuk melalui proses penggunaan sepasang elektron oleh dua atom secara besama-sama. Sementara iaktan ionik terbentuk ketika satu atau lebih elektron berpindah dari satu atom ke atom yang lain, menghasilkan ion yang bermuatan positif (kation) dan ion yang bermuatan negatif (anion) yang saling tarik-menarik. Sebagian besar proses kimia dalam kehidupan melibatkan ikatan kimia lemah seperti ikatan hidrogen dan interaksi Van der Waals. Pembentukan dan pemutusan ikatan kimia merupakan dasar dari reaksi kimia yang terjadi di alam.





.